Pada periode pengamatan Rabu (4/3/2026), Merapi terpantau 18 kali guguran lava ke arah Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1600 meter.
Data pemantauan terkini menunjukkan suplai magma masih berlangsung, yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran.
Pada periode pengamatan Selasa (3/3/2026), Merapi terpantau 5 kali guguran lava ke arah Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 2000 meter.
Tren trekking gunung makin diminati. Ini 4 spot di lereng Merapi untuk menikmati alam Indonesia tanpa harus mendaki puncak.
Gunung Merapi menawarkan pengalaman wisata yang memadukan ketegangan, edukasi, dan keindahan alam dalam satu petualangan. Mulai ...
Yogyakarta, Beritasatu.com – Aktivitas Gunung Merapi dalam beberapa hari terakhir masih tinggi. Berdasarkan laporan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (rompi coklat) mendapat penjelasan dari Kepala Badan Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso (kanan) saat meninjau pos ...
PIKIRAN RAKYAT - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Gandung Pardiman meminta Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta agar mempertajam ...
TEMPO.CO, Yogyakarta - Hujan mulai intens mengguyur wilayah Yogyakarta secara merata memasuki Oktober ini. Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta, Badan Penanggulangan Bencana ...
Seluruh pengalaman dalam "Culinary Journey" Ramadan di Hyatt Regency Yogyakarta ini dapat dinikmati dengan tarif Rp315.000 nett per orang. Dengan lokasi yang strategis dan suasana yang jauh dari kesan ...